Inspektorat Malut Diduga Lindungi Pelaku Penyalahgunaan Dana BBN-KB UPTB Samsat Halbar

Kasipidsus Kejari Halbar, Galih Martino Dwi Cahyo

TIVATIMUR.COM,HALBAR- Inspektorat Maluku Utara (Malut), diduga kuat melindungi para pelaku penyalahgunaan pengelolaan dana Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN -KB) pada UPTB Samsat Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2015 silam.

Buktinya, hingga saat ini Inspektorat tidak kunjung memberikan sejumlah dokumen yang diminta Kejaksaan Negeri (Kejari Halbar. Akibatnya, berkars perkara penyalahgunaan anggaran yang mencapai Rp. 900 juta ini “Bakarat” di meja penyidik Kejari Halbar.

Kasipidsus Kejari Halbar, Galih Martino Dwi Cahyo saat dikonfirmasi mengakan, dugaan kasus penyalahgunaa anggaran BBN -KB Samsat Halbar ini sudah dilakukan ekspose bersama Kejati Malut. Namun kasus ini tidak bisa diproses lanjut karena kekurangan sejumlah dokumen yang tidak diberikan Inspektorat Malut.

Galih mengaku, pihaknya bahkan meminta bantu ke Kejati Maluku Utara untuk menyurat ke Inspektorat Provinsi, terkait dengan verifikasi penggunaan langsung dengan dokumen pendukung untuk diberikan ke penyidik.

“Kami meminta surat itu, apakah sudah diterima dan sudah diverifikasi oleh BPKP atau belum terkait anggaran itu, kami masih menunggu balasan dari Inspektorat,” ujar Galih.

“Untuk dugaan kerugian negaranya 900 juta, cuma kami masih konfirmasi dulu ke BPKP apakah itu masuk ke kerugian negaranya atau tidak terkait penggunaan anggaran 900 juta itu,” sambungnya. (uum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.