Bupati Halsel “Gigit Jari”

Bupati Halsel Bahrain Kasuba

TERNATE- Ambisi Bahrain Kasuba (BK) untuk mempertahankan posisinya sebagai Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara yang kedua kalinya, pupus sudah. BK yang berpasangan dengan Muhlis Sangaji di kontestasi Pilkada Halmahera Selatan 2020 ini terpaksa kandas, karena Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon menolak permohonan Paslon dengan akronim BK-MUHLIS terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halsel.
Sidang putusan PTUN digelar, Jumat (13/11/2020) sekitar pukul 15.00 WIT melalui e-Court. Dalam amar putusan PTUN Nomor 2/P/FP/2020/PTUN.ABN, Majelis Hakim dalam eksepsi menyatakan menerima eksepsi yang diajukan termohon tentang Eksepsi Kompetensi Pengadilan. Namun, dalam pokok perkara, Majelis Hakim memutuskan permohonan Pemohon tidak dapat diterima serta membebankan para Pemohon untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara permohonan ini sebesar Rp 337 ribu.
Kuasa Hukum KPU Halsel Hendra Kasim menjelaskan, sesuai Peraturan Mahkamah Agung Nomor 18 Tahun 2017, putusan PTUN terhadap Permohonan Fiktif Positif bersifat final dan mengikat. Artinya, putusan tersebut telah inkracht van gewijde (memiliki kekuatan hukum mengikat).


“Segala upaya hukum telah dilakukan, mulai dari Bawaslu baik permohonan ajudikasi hingga laporan pelanggaran administrasi yang terakhir di PTUN Ambon, menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh KPU Halmahera Selatan telah sesuai dengan norma hukum pemilihan yang berlaku,” jelas Hendra.
Bupati Bahrain Kasuba saat dihubungi tivatimur.com enggan memberikan komentar lebih. Dirinya berdalil lagi memiliki kesibukan, sehingga meminta wartawan untuk mencari waktu lain.
“Oh saya pak. Maaf ya, saya masih sibuk besok saja, makasih,” singkat Bahrain.
Seperti yang diketahui, tersingkirnya calon petahana dari pesta demokrasi lima tahun sekali ini, karena Bahrain Kasuba yang berpasangan dengan Muhlis Sangaji tidak memenuhi syarat untuk bisa mendaftar ke KPU Halmahera Selatan. Dua partai pengusungnya yakni, Partai Berkarya yang kepengurusannya diakui Kemenkumham, secara resmi memberikan rekomendasi ke Pasangan Calon (Paslon) Usman Sidik-Bassam Kasuba (Usman-Bassam).

Bahkan, PKPI yang diketuai langsung oleh Bahrain Kasuba rela meninggalkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Selatan ini dan memilih mengalihkan dukungan ke pasangan calon Usman Sidik-Basam Kasuba. (mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *